‘Stonehill Cave’ Destinasi Baru di Goa Gunung Watu-Dusun Kerep

Para Pengurus Pawita Kencana Abadi bersama para tokoh masyarkat dan pejabat daerah. (Foto: Intan)

Semarang, Suarakritis.net – Memiliki Destinasi baru, Goa Gunung Watu di Dusun Kerep, Desa Gemawang, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang pada 12 Desember 2021 lalu diresmikan Kepala Desa Gemawang.

Turut Hadir dalam acara peresmian tersebut, Kepala Dusun se-Desa Gemawang, Tokoh Masyarakat, Yayasan Komunitas Kritis Indonesia atau YKKI,  Yayasan Lintas Sungai Abadi atau YALISA, Asosiasi Experiental Learning Indonesia atau AELI, Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai atau PSHT Kecamatan Jambu, dan Pawita Kencana Abadi atau Pakenca.

Goa Gunung Watu kini telah memiliki destinasi baru untuk sekedar menikmati kopi dan Gathering sambil menikmati hutan kopi yaitu Stonehill Cave.

Tampak dari udara Stonehill Cave ditengah hutan kopi Dusun Kerep, Desa Gemawang, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. (Foto: Bowie)

Dikelola oleh Pawita Kencana Abadi atau Pakenca yang merupakan organisasi bentukan masyarakat Dusun Kerep. Di tempat ini terdapat kedai kopi dan tempat untuk bersantai, bahkan bisa menginap. Tempat ini memang ditujukan awalnya bagi penikmat alam Goa Gunung Watu. Lokasi ini telah dilengkapi kamar mandi dan mushola.

Penginapan di Stonehill Cave. (Foto: Bowie)

Penginapan di Stonehill Cave. (Foto: Bowie)

Salah satu pendamping Pakenca Adhi Wibowo mengatakan Goa Gunung Watu pernah diresmikan tahun 2017 lalu, namun destinasi ini sempat redup lantaran tidak dikembangkan secara keberlanjutan oleh Stakeholder terkait.

“Namun saat ini mencoba digaungkan kembali secara spontan oleh masyarakat Dusun Kerep. Awal digiatkan kembali dicetus oleh YKKI Kota Semarang, lalu disenergikan dengan YKKI Pusat bersama rekan-rekan dari Yalisa, dan AELI, dan dilebur didalam organisasi baru yaitu Pakenca,” ujarnya melalui keterangan Persnya di Jakarta, Sabtu 25, Desember 2021.

Ditempat ini terdapat music live, pengunjung dapat serta unjuk kebolehan bermain musik dan bernyanyi secara langsung. (Foto: Eka)

Ditempat ini terdapat music live, pengunjung dapat serta unjuk kebolehan bermain musik dan bernyanyi secara langsung. (Foto: Eka)

Menurut Adhi Wibowo, Pakenca didirikan untuk menjadi wadah masyarakat Dusun Kerep bergerak dan berkegiatan secara bersama, profesional dan mandiri dalam suatu lembaga berbadan hukum yang kuat.

“Maka masyarakat tidak lagi berdiri sendiri namun bersama bergotong royong, dengan harapan dapat mengelola secara bekelanjutan dengan sebuah sistem yang disepakati bersama dan menggapai kesejahteraan lebih lanjut,” ujar Dewan Pembina YKKI.

“Dusun ini memiliki banyak hal yaitu elaborasi antara budaya dan alam yang kuat, ini dapat menjadi percontohan bagi dusun atau desa yang lainnya, potensi kedepannya bisa sangat baik terutama untuk pendidikan konservasi alam, tempat ini akan berinteraksi dengan beberapa tempat besar di Jawa Tengah, sebut saja seperti Magelang, Salatiga, Temanggung, Ambawara, Ungaran, Semarang, dan Boyolali, dari tempat-tempat tersebut hanya diperlukan waktu paling lama 1 jam,” sambung Adhi.

Saat ini Goa Gunung Watu selain sebagai tempat untuk menikmati bentuk dari Goa Gunung Watu dan hutan kopinya, telah terdapat atraksi kegiatan yaitu 1 track lokasi panjat tebing, tracking hutan, ziarah leluhur Dusun Kerep, susur Sungai dan mata air.

“Kedepannya dilokasi ini telah direncanakan outdoor amphiteathre ditengah hutan, pendopo pelatihan dan perpustakaan,” tandas Adhi. (AW)

 

 

 

Tags: , ,