Relevansi yang Pas Dalam Syair Lagu Iwan Fals “BBM Naik Tinggi, Susu Tak Terbeli”

Jateng, SuaraKritis.net – Kutipan penggalan lirik Iwan Fals dalam lagunya Galang Rambu Anarki yang dirilis pada tahun 1982 silam “Maafkan kedua orangtuamu, kalau tak mampu beli susu, BBM naik tinggi, susu tak terbeli, orang pintar tarik subsidi, mungkin bayi kurang gizi”.

Syair lagu ini masih relevan dengan kondisi pasca kenaikan harga BBM per 3/9/2022 lalu.

“Rakyat kecil yang menjadi korban langsung dari dampak kenaikan harga BBM subsidi ini. Apapun alasan Pemerintah, baik pembengkakan subsidi BBM di APBN ataupun subsidi BBM yang tidak tepat sasaran versi Pemerintah.”

“Apakah setelah kenaikan harga ini, Pemerintah bisa memberikan jaminan kalau subsidi nantinya akan tepat sasaran,” ujar H. Helmy Turmudhi. 

“Yang perlu dirubah adalah skema distribusi yang ketat, terarah dan tepat sasaran, kepada rakyat yang benar – benar pemakai subsidi BBM. Bukannya rakyat kecil malah hanya di “ninabobokan” dengan penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai),” pungkasnya.

SP-JPR / Red.

Baca juga:  M. Latifun Pimpin Rapat Koordinasi DPC Partai Demokrat Jepara

 

Tags: ,