Kunjungan MPC Pemuda Pancasila Jepara ke Kodim 0719/Jepara, Terkait Effendi Simbolon

Jepara, SuaraKritis.net – Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Inf Mokhamad Husnur Rofiq, S.I.P. menyambut kedatangan Murdiyanto, SH., Ketua MPC (Majelis Pimpinan Cabang) Pemuda Pancasila Jepara, bersama jajaran pengurus, perwakilan dan anggota PAC PP Jepara, Rabu 15/9/2022 di Markas Kodim 0719/Jepara.

Sambutan oleh Dandim 0719/Jepara dan silaturahmi ini dalam rangka MPC PP Jepara, memberikan dukungan kepada TNI yang dinarasikan Effendi Simbolon  anggota DPR RI Komisi I dari PDI Perjuangan yang menyebut TNI seperti gerombolan dan melebihi organisasi masyarakat (ormas) dan pernyataannya menuai kecaman dari para prajurit TNI.

Ucapan Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan itu dikatakan saat rapat bersama petinggi TNI dan Wamenhan Muhammad Herindra di Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/9).

Dari TNI, hadir saat itu Panglima TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan TNI AL dan AU, namun tak ada KSAD Dudung Abdurachman saat itu.

Ucapan yang bernada mendeskreditkan institusi TNI mendapatkan kecaman dan respon ketersinggungan dari sejumlah prajurit TNI AD termasuk MPC PP Jepara.

“Kami dari MPC Pemuda Pancasila Jepara, sebagai bagian dari keluarga besar TNI tidak menerima perkataan Effendi Simbolon yang menganologikan TNI seperti gerombolan atau Ormas. Dan, prajurit TNI selalu solid dan kompak dimanapun berada, karena prajurit TNI berjiwa Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.”

Baca juga:  Ketua MPC PP Jepara, Melepas Anggotanya Mendaki ke 7 Gunung di Tanah Jawa

“TNI adalah satu kesatuan (TNI AD, AU dan AL), tidak bisa dipisahkan dan diadu domba. Dan, siapapun yang mencoba – coba akan melakukan itu, akan berhadapan dengan semua prajurit TNI,” tegas Murdiyanto.

Namun, saat berita ini diturunkan, sudah ada konferensi press dari anggota Komisi I dari Fraksi PDIP, Effendi Simbolon di ruangan Fraksi PDIP di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (14/9/2022) terkait pernyataan beliau tentang institusi tersebut seperti gerombolan. Dan ia mengaku sudah menyampaikan permintaan maafnya kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman serta seluruh prajurit TNI.

“Saya dari lubuk hati paling dalam, saya mohon maaf atas apa pun perkataan saya yang menyinggung, yang menyakiti, yang tidak nyaman, di hati para prajurit, siapa pun dia. Dari tamtama, bintara, sampai perwira, bahkan sampai sesepuh, para pihak yang tidak nyaman dengan perkataan diartikan lain,” kata Effendi Simbolon.

SP-JPR / Red.

Tags: , ,